← Kembali ke Blog
Kupat Glabed
Asal muasal nama Kupat Glabed bahwa dahulu disebut dengan Kupat Randugunting lalu seiring berjalannya waktu Masyarakat Kota Tegal sering menyebutnya dengan Kupat Glabed, karena kuahnya yang kental. Kata Glabed berasal dari ucapan orang Tegal bila mengekspresikan kuah yang kental. Ketupatnya dipotong-potong disiram dengan kuah sayur yang didalamnya ada potongan tempe. Makanan tradisional ini menjadi ikon kuliner Kota Tegal dengan cita rasa yang unik dan kaya akan rempah.
Kupat Glabed memiliki Sejarah Panjang yang terkait erat dengan budaya Masyarakat Kota Tegal. “Kupat” adalah kependekan dari ketupat yaitu beras yang dimasak dalam bungkusan anyaman janur. “Glabed” merujuk pada kuah kuning kental .
Ciri Khas Kupat Glabed
Bahan-bahan Utama
Kupat Glabed terdiri dari beberapa bahan utama yang menjadikannya unik:
Ketupat : Beras yang dimasak dalam anyaman janur (daun kelapa yang masih muda berwarna kuning), memberikan tekstur yang padat namun lembut.
Kuah Glabed : Kuah kental berwarna kuning yang terbuat dari santan dan berbagai bumbu seperti kunyit, bawang putih, bawang merah, ketumbar, dan rempah lainnya. Tekstur kental diperoleh dengan menambahkan tepung beras pada saat memasak.